sejauh mana menghargai diri kita???
suatu hari habis makan di nyawang…
ada temen yang curhat…
kalo dia ngerasa gak ngerti dan g habis pikir..
kenapa dia sekarang bisa bareng sama seseorang yang selama ni dia anggap hanya sebagai "the only hope"…
dia ngerasa selama ni hany sebagai seseorang yang lahir dari keluarga biasa, dengan kehidupan biasa, dan nampak biasa banget…
kok kenapa dia bisa dapeting "sang only hope???"
saat itu ana naggepinnya dengan senyum kecil, sambil mikir-mirik…
kira-kira… ada gak seh "sesuatu" yang ana bisa lakuin dan langsung "ngena" di hate nya….
saat itu ana inget sebwah cerita …
di jaman dulu kala ada seorang raja yang mempekerjakan seorang pemahat patung.pahatannya adalah pahatan paling bagus di seluruh negeri..
raja-raja di negeri tetangga pun sangat mengagumi pahatan sang pemahat tersebut. hingga suatu hari sang raja meminta sang pemahat untuk membuatkan patung dirinya beserta keluarga dan para prajurit terbaiknya untuk menghiasi taman kerajaan..
sang pemahatpun bersusah payah untuk membuat patung-patung itu selesai tepat waktu..
hingga saat itu tiba…..
sang raja sangat puas denga pekerjaan si pemahat..
lalu patung-patung itu di letakan di taman. patung sang raja ada di tengah tamn.. sedang parajurit..prajuritnya ditetakan menghiasai pinggir pinggir taman sesuai dengan jabatan mereka…
"bagus sekali"ujar sang raja."sebelum aku lupa, buatlah patung dirimu sendiri utuk melengkapi monumen ini"
si pematung kembali bekerja..
sayangnya, pahatn-pahatannya tidak halus, kasar dan tidak di poles dengan rapi…
ia pikir…
untuk apa membuat patung yang bagus kalu hanya untuk diletakan di luar taman…patung itu akan lebih sering terkena hujan dan panas..
sang raja…akhirnya melihat pekerjaan sang pemahat.ia sangatmerasa puas!!!
namun ada satu hal yang menarik perhatiannya…
"kenapa patungmu tidak se halus patung ku???? padahl aku ingin menempatkannya di sampingku! kalu begini, aku akan menempatkan patungmu di luar taman bersama prajurit-prajuring yang lain…"
akhirnya, patung sang pemahatpun hanya ada di dep pagar, terkena hujan, debu dn pns…
seperti harapn yang dimilikinya….
setelah denger cerita itu….
temen ku ketawa sendiri…
mungkin dia terlalu membuat dirinya seperti "patung" pemahat!!!
padahat sang Raja"only hope" nya.. dah punya niat untuk naro dia dekat di hatinya..
So…
sejauh mana kita menghargai diri kita sendiri…???
sejauh mana pilihan yang kita pilih adalah sebuah fenomena yang sebetulnya belum tentu terjadi….tapi hanya penjara-penjara pikiran yang gak pasti dan belon tentu terjadi…
jadi….
hargai diri…
dan kuatkan hati….
SMANGAT!!!!! p(^0^)q

banyak orang bisa menghargai sesama namun tidak menghargai dirinya
banyak manusia bisa memaafkan sesama namun tak bisa memaafkan dirinya
banyak manusia membunuh cita-citanya saat ia kehilangan asa
OPTIMIS
KEYAKINAN
zulkaida said this on January 16, 2007 at 12:21 pm