header image
 

mulai dari mana?

sebetulnya apa yang aku lakukan di sini….
terlena membedakan mana yang prioritas….
mana yang seharusnyah ku tinggalkan…
sekarang…
merasa kewalahan, banyak keinginan tak punya kemampuan…
Ya Rabbi…
engkau mengenalkan dirimu sebagai yang Maha Pengasih lagi penyayang…
apa yang harus hamba lakukan,..
setiap detik terlewat seperti luka…
entah, mulai memperbaiki dari mana….

ya Alloh….

hamba hanya ingin "mengenalMU"..

" mencintai MU"….

lebih dari segala sesuatu…

lebih….


sebuah surat untuk “nona biru laut”

Assalamualaikum, sayang…

Sebelumnya bunda minta maaf karena tidak bisa selalu ada di samping mu, nak. Melihatmu tumbuh menjadi gadis dewasa yang cantik dan cerdas. Menunggumu membuatkan sepasang kaki tercanggih untuk bunda dan berlari bersama di buliran pasir yang tersapu ombak laut. Penyakit kangker ini, membuat bunda tidak punya banyak waktu sayang.

Sayang, sesulit apapun hidup yang engkau jalani kelak, hingga dadamu terasa begitu sesak. Kau tidak pernah sedirian. Karena Alloh telah berjanji menyediakan kemudahan setelah kesulitan dan kelak Dia akan memberikan karuniaNYA hingga hatimu menjadi puas.

Jika kegagalan itu mebuatmu begitu merasa kecewa dan terisak. Sediakanlah keranjang maaf yang besar untuk memafkan dirimu karena seseorang yang luar biasa bukan hanya seseorang yang selalu mampu mendapatkan segala yang ia inginkan, tapi lebih dari itu, seseorang yang luar biasa adalah seseorang yang mampu berdiri tegak menghadapi kegagalannya, lalu mengubahnya menjadi hal paling luarbiasa yang pernah dibuat oleh manusia. Jika seluruh dunia menyalahkanmu, hal itu tidak akan lebih menyakitkan dari kesedihan karena kamu tidak mampu menyediakan maaf bagi dirimu sendiri.

Sayang, setiap orang pasti mampu berubah untuk jadi lebih baik, tapi yang membedakan satu orang dengan yang lainnya adalah seberapa cepat dia mampu berubah. Alloh tidak pernah mengajarkan hamba-hambaNYA untuk mendendam sayang. Tidak pernah mengajarkan hamba-hambaNYA untuk menjadi pengecut dan selalu menyalahkan keadaan. Karena itu, bunda memafkan ayahmu. Bunda harap kau juga begitu.

Percayakanlah hati dan dirimu hanya pada Alloh, hanya Dia penjaga yang tidak pernah mengecewakan siapapun yang bergantung padaNYA. Jika ada waktu untuk sekedar menengok ke luar, manatapi angkasa yang penuh dengan gemerlap bintang. Maka engkau akan menemukan bunda berada di sana. Di tempat terindah di sisi Nya. Jika ada waktu untuk sedikit merenung, menengok jauh ke dalam hatimu yang terdalam. Maka engkau akan menemukan bunda di sana. Selalu menjaga dan mendampingimu setiap waktu.

Ketika embun pagi menyapamu lembut, biarkan butiran air wudhu membasuh jiwamu dengan sejuk. Merentangkan tangan dan nenyambut hari dengan ceria sambil menyebut asma Nya.

Bunda akan selalu hidup bersama dengan satu mimpimu yang terwujud, bersama dengan “kaki-kaki” terindah yang kau ciptakan untuk mebuat bunda-bunda lainnya berlari di buliran pasir. Bersama dengan mu disetiap bahagia atas anugerah dariNya.

Selamat berjuang sayang…

Bunda sayaaang sekali sama Naia,

Salam sayang,

-Bunda-.”

[Auriga Centauri untuk "nona biru laut"]

maaf itu…

Jika sesuatu dipaksakan. tidak akan baik kan?

jangan mengatasnamakan " tidak menyerah dengan mudah" padahal melampaui batas yang seharusnya kita kerjakan.

jika sudah begitu, maka akan membuat kecewa kan…??

jangan mengatasnamakan kata "maaf". kalau sebetulnya kita sendiri terus megulang kesalahan yang sama…

padahal, maaf itu bukan dilakukan dengan ucapan. tapi dibuktikan dengan tanggungjawab.

sudah…

berhentilah terus membuat diri ini keceewa…

gak tau judulnya apa

read in the name of your Lord who created.
ternyata sakit ya….
melanggar perinsp sendiri, bikin gak betul ajah yah.
tapi entropi di dunia ian sangatlah acak. susah dikendalikan.
siapa ci yang selalu mendapatkan apa yang di inginkannya.
setidaknya kinin ada sesuatu yang bisa menghiburku….
bahwa segala sesuatu yang terlihat baik…
belumlah tentu jadi yang terbaik…
tapi,….
ikhlas pasti jadi tetap yang terbaik.

-ana-

istirahat

saat ni aku memutuskan untuk "beristirahat" sejenak.
merasakan desiran angin yang berlalu saat lembayung senja indah membalut langit di pusat kota. pusat mimpiku yang ada di titipkan di sana.

saat ni aku memutuskan untuk "beristirahat" sejenak.
memandang langkah orang yang berlau lalang dengan duduk di bangku tua yang melekat di dinding dalam bangunan besar. bangunan tempat aku pernah merasakan sakit yang teramat dalam tapi juga kenikmatan yang membuatku terus bertahan karena harapan yang telah dititipkan

saat ni aku memutuskan untuk "beristirahat" sejenak.
karena aku ingin memberontak
dan saksikanlah apa yang akan aku perbuat
jika kamu memperhatikan…..
melihat satu sisi jauh kedalam
maka kamu akan menemukan banyak perubahan…

karena itu aku memutuskan untuk "beristirahat".
sejenak.

read in the name of your lord who created

Auriga Centauri…

suatu saat nanti…

aku ingin melesat jauh setinggi Auriga dan secantik Centauri….

sebuah pandangan hidup

sahabat, aku ingin sedikit berbagi cerita.

berbagi sebuah pandangan hidup.

ketika seseorang menyadari sebuah penyesalan dalam hidupnya. semua pintu rasanya tertutup rapat. sendirian. karena telah banyak menebar kebencian…

rasanya hati ini "babak belur", putus asa karena sebuah ketidak mampuan jiwa untuk menemukan satu jawaban dari permasalahan-permasalahan yang terjadi karena ulahnya sendiri…

di umurku yang sudah semakin menua ini…

rasanya banyak sekali kegagagalan,,,

kadang, kegagalan sebagai sebuah pembelajaran hanyalah sebatas teori belaka…

karena semuanya terus berulang…

berulang..

dan berulang…

meski dalam "bentuk" yang berlainan….

slama ini aku telah jauh tersesat,,,

kehilangan pegangan dalam menemukan arah…

tapi..biarlah..

biarlah yang lalau itu tetap berlalu..

biarkan itu semua jadi bagian dari hidupku…

setidaknya kini…

aku harus berjuang untuk orang orang yang aku cintai, dan mencintaiku dengan tulus….

mungkin hanya itu alasan yang bisa ku temukan untuk tetap bertahan hidup….

untuk semua yang aku cintai, dan mencintai aku…

sebelum aku mati.

tidak semudah itu

sudah lama lembaran putih ini kubiarkan kosong…

kini hati ini yang aku biarkan untuk kosong…

membuatnya menjadi lembaran putih kembali

saat tibanya bulan suci…

semoga, tuhan bisa membukaan hatiku yang terasa mati agar menemukan untuk hidup lagi…

sebuah pilihan telah terpilih…

tidak akan aku biarkan sesal singgah di hati…

biarlah kisah kehidupan datang dan pergi…

aku tak akan semudah itu menyerah dan tidak bersemangat lagi…

cukup!

waktunya berontak!!!

jalan keluar dari 4jj1

read in the name of your lord who created

Dan mintalah pertolongan (kepada 4jj1) dengan sabar dan shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusuk.

(yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhan-nya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
(QS.Al-Baqarah 45&46)

sahabat, sungguh sudah sangat jelas bahwa 4jj1 telah memberikan sebuah solusi dari seluruh permasalahan kita, tinggal bagaiamana hati kita tidak mati untuk memahaminya, telinga kita tidak tuli untuk mendengar seruanNya, mulut kita tidak bisu untuk senantiasa bertasbih menyebut nama Nya, dan mata kita tidak buta untuk mau memperhatikan tanda-tanda kebesaranNYA.

cobalah sedikit merenung, sama-sama merenung dan bercermin diri.
sejauh mana kita telah menyisakan waktu untuk memang benar-benar menghadirkan DIA di hidup kita??
jika saat ini usia telah berlalu selama puluhan tahun, berapa tahunkah yang terhitung saat betul-betul merasakan kehadiranNYA.

seandainya kelak (mungkin) 4jj1 enggan "menemui" kita di yaumil akhir ( wallohualam) disebabkan karena dosa yang telah kita lakukan. manakah yang akan jauh lebih membuat kita bersedih dari sekedar di tinggalkan oleh manusia?

mari bersama introspeksi.
jika kita begitu terburu-buru karena takut " terlambat" masuk kuliah, berusaha menepati jadwal dedline dari kesibukan dunia yang memaksa kita untuk bekerja Xtra keras….
lantas bagaimana denagn panggilan shalat? seberapa seringkah kita bisa memenuhi panggilan 4jj1 dengan tepat waktu.???dan menjaga "citra" kita di hadapan 4jj1 sebagai hamba yang memang taat kepada NYA??

jika merasa tidak enak pada seorang teman karena mengingkari sebuah janji?
lalu bagaimana dengan janji kita pada 4jj1????

janji sebagai seorang khilafah?
janji sebagai seorang hamba?

tanyakanlah pada hati itu…
sejauhmanakah 4jj1 telah hadir di dalam NYA…

dan janganlah kamu campur adukan yang hak dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui ( Q.s.Al-Baqarah 42)

(sebuah tulisan untuk menegur diri sendiri…)